Category : Universitas Indonesia

Home»Archive by Category "Universitas Indonesia"

Selamat Kepada Penerima Beasiswa Prestasi MAB Batch 7 Part 2

penerima beasiswa prestasi pertamina retail

Setelah melalui proses seleksi yang ketat kepada pendaftar Beasiswa Prestasi MAB Batch 7 yang terdiri dari seleksi berkas dan wawancara, serta penilaian dari prestasi akademik, non-akademik, verifikasi data saat wawancara, potensi untuk berkembang, kemandirian, kriteria sudah tidaknya menerima Beasiswa di FTUI, maka kami dari Yayasan MAB memutuskan nama-nama berikut sebagai penerima Beasiswa Prestasi MAB Batch 7.

  1. Paras Ayu Cinta Nandhita (Teknik Lingkungan)
  2. Gabriel Manalu (Teknik Elektro)
  3. Virania Syifa MD (Arsitektur)
  4. Lutviah Sari (FKM)

Kami ucapkan selamat kepada penerima Beasiswa Prestasi MAB Batch 7 part 2 ini. Beasiswa ini merupakan kerjasama Yayasan MAB dengan PT. Pertamina Retail. Prosesi penyerahan beasiswa bisa di cek di link berikut.

Semoga Beasiswa Prestasi ini bisa menjadi penyemangat untuk meningkatkan prestasi. Kepada pendaftar yang belum berkesempatan menjadi penerima Beasiswa Prestasi MAB, semoga tidak patah semangat untuk terus meningkatkan prestasinya. (BS)

Awal Semester Genap TA 2017/2018, Yayasan MAB Menyalurkan Rp 85 Juta Beasiswa Prestasi

Penyerahan Beasiswa Prestasi MAB Semester GenapUniversitas Indonesia, Depok (14/2), Yayasan Mata Air Biru (MAB) kembali menyerahkan Beasiswa Prestasi periode semester genap TA 2017/2018. Bertempat di EC. 201, prosesi penyerahan dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Dr. Hendri D.S. Boediono, Manajer Kemahasiswaan dan Alumni, Badrul Munir, Ph.D serta Ketua Yayasan Mata Air Biru, Ir. Sri Dijan Tjahjati, MM serta mahasiswa penerima beasiswa MAB.

Beasiswa Prestasi MAB merupakan beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa FTUI yang membutuhkan guna meningkatkan prestasi akademiknya dan diharapkan bisa membantu mahasiswa dalam mencapai gelar sarjana teknik. Beasiswa ini diberikan secara kontinyu selama 6 semester mulai semester 3 hingga semester 8 atau penerima lulus menjadi sarjana teknik dengan nilai beasiswa Rp 5 Juta/mahasiswa/semester.

Pada periode semester genap ini, Yayasan MAB menyalurkan Rp 85 Juta untuk penerima Beasiswa Prestasi yang sebagian besar merupakan mahasiswa FTUI angkatan 2014-2016 serta 1 mahasiswi FKM UI angkatan 2016 dengan total penerima sebanyak 17 orang. Selain itu, disamping penerima Beasiswa Prestasi, ada 15 mahasiswa FTUI dan 1 mahasiswa FMIPA yang menjadi penerima Beasiswa Pondokan MAB, sebuah beasiswa rumah tinggal untuk mahasiswa asal daerah yang kuliah di Universitas Indonesia.

Adanya beasiswa Prestasi MAB adalah berkat sumbangsih donatur baik perorangan maupun kerjasama secara instansi untuk menjadi kakak asuh dengan membiayai mahasiswa FTUI yang membutuhkan hingga mencapai gelar sarjana. Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur Beasiswa MAB baik perorangan maupun instansi, khususnya yang telah bermitra dengan Yayasan MAB dalam menyalurkan beasiswa ini.

Semoga Beasiswa Prestasi ini bisa memberikan kebermanfaatan bagi pendidikan anak bangsa yang membutuhkan di Universitas Indonesia, khususnya Fakultas Teknik dalam mencapai gelar sarjana. (BS)

Penerima Beasiswa Prestasi MAB Berhasil Lulus 3,5 Tahun dari FTUI

Selamat Wisuda Penerima Beasiswa Prestasi MAB Batch 5Kabar baik datang dari penerima Beasiswa Prestasi MAB. Dua orang penerima Beasiswa Prestasi MAB yang diperuntukkan angkatan 2014 (Batch 5) berhasil menyelesaikan studinya dari FTUI di akhir semester gasal Tahun Ajaran 2017/2018. Keduanya berhasil menyelesaikan studi di FTUI selama 7 semester. Mereka adalah Jansen Novri (Teknik Perkapalan) dan Guntur Kuntoro Prayogo (Teknik Elektro). Keduanya pun lulus dengan perolehan nilai IPK yang sangat memuaskan (cumlaude), dengan rincian Jansen Novri dengan IPK 3.74 dan Guntur Kuntoro dengan IPK 3.64.

Kami dari Yayasan Mata Air Biru mengucapkan selamat untuk Jansen Novri dan Guntur Kuntoro atas keber-hasilannya. Semoga bisa capaian yang telah diraih bisa menjadi pijakan untuk kesuksesan di dunia pasca kampus mendatang.

Full Kumpul FTUI : Awal Baru Perjalanan FTUI di Tahun 2018

Full kumpul FTUI 2018 Universitas Indonesia, Depok (14/1), sebuah acara santai yang mempersatukan seluruh alumni lintas generasi dan civitas akademika FTUI bertajuk Full Kumpul FTUI 2018 digelar oleh Iluni FTUI sekaligus sebagai momen lepas sambut Dekan FTUI, Prof. Dedi Priadi yang digantikan oleh Dr. Hendri DS Budiono yang akan menjabat sebagai Dekan FTUI periode 2018-2022.

Bertempat di halaman gedung Dekanat FTUI, sebuah panggung megah menjadi center acara yang dimeriahkan oleh berbagai kegiatan menarik seperti Charity Run dari FTUI Runners, Gowes Sepeda oleh komunitas Gowes FTUI, Yoga Gembira, Mini Golf oleh GIFT UI, dan hiburan Musik diiringi oleh band Nanta and Friends hingga Bazar Rakyat dengan beragam stand kuliner dari Iluni Departemen yang dibagikan secara gratis kepada peserta yang hadir.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diikuti Mars Teknik hingga Yel-Yel Teknik. Kemudian, sambutan dari Ketua ILUNI FTUI Teten Derichard yang memberikan ucapan terima kasih atas dedikasi kerja Dekan FTUI periode 2014-2018, Prof. Dr. Ir. Dedi Priadi, DEA, diikuti dengan serah terima pataka pada Dekan FTUI periode 2018-2022, Dr. Ir. Hendri D.S. Budiono, M. Eng.

Dekan FTUI

Pada acara ini, Yayasan MAB turut berpartisipasi dengan membuka booth sosialisasi mengenai Yayasan MAB. Selain itu, Iluni FTUI melalui booth Yayasan MAB mendonasikan seluruh penjualan Buku 5 Dekade Alumni FTUI yang terjual pada hari itu. Sebanyak 31 buah buku 5 Dekade Alumni FTUI berhasil terjual dengan total senilai Rp 3,100,000.

Sementara itu, hasil lelang Charity Run yang diadakan oleh FTUI Runners berhasil mengumpulkan dana senilai Rp 20.000.000 yang didonasikan sebagai beasiswa untuk membantu mahasiswa FTUI melalui Yayasan MAB.

Donasi FTUI Runners kepada Yayasan MAB

Acara hari itu menjadi awal baru pembuka perjalanan FTUI di tahun 2018 dengan hadirnya pimpinan yang baru. Juga menjadi saksi untuk terus solidnya ikatan antar alumni FTUI. Semoga ke depan FTUI bisa terus bersinergi bersama dengan alumninya agar lebih maju dan solid serta terus melahirkan karya untuk menjawab tantangan membangun Indonesia tercinta!

Teknik Makin Jaya! Teknik Makin Gaya!

Dibuka Pendaftaran Tahap 2 Beasiswa Prestasi MAB Batch 7

Poster Beasiswa Prestasi Pertamina Retail

Tentang Yayasan MAB

Yayasan Mata Air Biru adalah sebuah yayasan nirlaba milik alumni FTUI yang didirikan pada tanggal 30 September 2003 oleh beberapa alumni FTUI yang peduli akan pendidikan bagi generasi muda. Yayasan MAB bekerjasama dengan Pertamina Retail membuka pendaftaran beasiswa prestasi MAB batch 7 (tahap 2) untuk angkatan 2016.

Beasiswa Prestasi MAB

Beasiswa Prestasi MAB adalah sebuah beasiswa yang diberikan oleh Yayasan Mata Air Biru, sebuah lembaga non-profit milik alumni FTUI untuk membantu mahasiswa FTUI hingga menjadi sarjana Teknik FTUI. Pemberian Beasiswa Prestasi MAB tahap 2 ini akan diberikan hingga semester 8 dengan nilai beasiswa sebesar Rp 5 Juta/semester.

Persyaratan:

  1. Mahasiswa aktif FTUI reguler angkatan 2016
  2. Memiliki IPK min. 3.3
  3. Tidak sedang menerima beasiswa dari instansi lain
  4. Berasal dari keluarga tidak mampu atau sedang membutuhkan bantuan finansial
  5. Memiliki prestasi akademis dan non-akademis
  6. Berkomitmen untuk mempertahankan dan atau meningkatkat prestasi akademisnya selama menjadi penerima Beasiswa
  7. Mengisi formulir pendaftaran dan melengkapi berkas yang dibutuhkan sebelum tanggal 15 Januari 2018

Dokumen yang diperlukan :

  1. Form Beasiswa UI (tidak perlu di ttd manajer kemahasiswaan FTUI)
  2. Transkrip Nilai (save as pdf bagian ringkasan dan riwayat SIAK-NG)
  3. Surat keterangan tidak merokok
  4. Foto diri
  5. Slip gaji/surat keterangan penghasilan orang tua
  6. Essay Motivasi yang berisi tentang "Apa arti prestasi bagi kamu dan apa mimpimu untuk Indonesia 20 tahun mendatang? serta bagaimana upaya kamu untuk menggapai mimpimu itu?" (Min. 2 halaman A4, TNR 12, spasi 1.5)

Daftarkan dirimu untuk menjadi penerima Beasiswa Prestasi MAB dengan mengakses link bit.ly/DaftarBeasiswaPrestasiMAB atau mengklik tautan di bawah ini.

Kewajiban :

  1. Setiap penerima Beasiswa Prestasi MAB wajib mengirimkan laporan perkembangan prestasi secara online melalui link http://www.beasiswamab.org/laporan-beasiswa-prestasi-mab/ di akhir semester sebagai evaluasi untuk perpanjangan beasiswa di semester berikutnya. Waktu pengiriman akan diberitahukan kemudian.
  2. Setiap penerima Beasiswa Prestasi MAB wajib mempertahankan dan atau meningkatkan prestasi akademik maupun non-akademik selama menjadi penerima beasiswa prestasi MAB.
 
Jangan lupa untuk me-like akun fanpage Yayasan Mata Air Biru di fb.me/YayasanMAB dan add as friend akun facebook Pondokan MAB di fb.me/beasiswa.mab serta instagram di instagram.com/BeasiswaMAB

Note : Hanya berkas dan isian formulir yang lengkap yang akan kami proses

Bila mengalami kendala saat pengisian form bisa menghubungi Sdr. Bambang : 08128884997 (WA) atau via email ke beasiswa.mab@gmail.com

[Pengumuman]Pengumpulan Laporan Perkembangan Prestasi bagi Penerima Beasiswa Prestasi MAB Batch 5,6 dan 7

Laporan Beasiswa Prestasi MAB 2018

Dear Penerima Beasiswa Prestasi MAB,

Tak terasa masa perkuliahan di semester gasal TA 2017/2018 telah berakhir. Sehubungan dengan hal tersebut dan menjelang dipublikasikannya semua nilai sebagai hasil belajar satu semester kemarin, maka kami beritahukan bahwa terkait Laporan Perkembangan Prestasi periode semester Gasal 2017/2018 bagi penerima Beasiswa Prestasi MAB bisa di submit secara online dengan mengakses laman berikut http://www.beasiswamab.org/laporan-beasiswa-prestasi-mab/

Laporan Beasiswa Prestasi ini sifatnya wajib bagi Penerima Beasiswa Prestasi MAB angkatan 2014, 2015, dan 2016 sebagai evaluasi untuk pertimbangan perpanjangan Beasiswa Prestasi tersebut ke depan.

Laporan perkembangan prestasi untuk periode semester gasal 2017/2018 disubmit paling lambat tanggal 15 Januari 2018.

Semoga bisa terus meningkatkan prestasi di semester mendatang!

 

Penyemangat di Akhir Pekan Bersama Bapak-Ibu MAB

Sharing Pak Mukti Wibowo

Menutup program rutin pembinaan akhir pekan di Rumah Inspirasi MAB, Sabtu (9/12) lalu kami belajar dari Pak Mukti Wibowo, salah seorang Pendiri Yayasan MAB dan Dosen di Teknik Perkapalan UI.

Beliau menceritakan kisahnya semasa kuliah di jurusan Teknik Mesin, jurusan yang tidak ia pilih sewaktu mendaftar (Teknik Sipil dan Arsitektur). Dari situlah beliau belajar untuk menikmati prosesnya, melewati fase-fase di tiap tingkatnya serta berusaha menjadi yang terbaik.

Dari beliau kami belajar untuk bersyukur menikmati apa yang kita jalan saat ini, tidak berusaha membandingkan dengan orang lain. Meskipun pilihan jurusannya adalah Teknik Sipil dan Arsitektur, tetapi kuliah di Teknik Mesin tidak membuatnya lupa untuk selalu menghadirkan yang terbaik. Setiap tahunnya beliau naik tingkat ketika teman-teman seangkatannya lebih banyak yang tertinggal.

Pesan beliau kepada kami untuk berusaha fokus mengejar apa yang kami jalani saat ini. Fokus memperdalam bidang yang kami minati dan menjadikan itu sebagai keahlian.

“Pengalaman seberapapun banyaknya, bila tidak dibagi akan mati.”

Itulah alasan mengapa beliau menjadi dosen, selain aktivitasnya bersama perusahaannya di bidang konsultan perkapalan.

Selain beliau, Bu Dijan dan Bu Tin juga turut hadir. Mereka mengingatkan kami kembali arti kedisipilinan.

Sebagai future leader, kita harus bisa disipilin dimulai dari diri sendiri. Hal ini tercermin dari diri kita.

You have your own quality.

Kita seharusnya memiliki kualitas yang menunjukkan diri kita sebagai future leader. Jangan biarkan lingkungan mempengaruhi kamu yang buruk. Bahwa kamu sukses, itu karena kamu. Kalau tidak sukses, jangan pernah menyalahkan orang lain. Be the best at your place.

Terakhir, pemberian Reward kepada dua penerima manfaat Beasiswa Pondokan MAB yang berprestasi dan aktif. Mereka adalah Kukuh Lolana (Teknik Industri 2014) dan Farudin (Teknik Industri 2015).

Terima kasih untuk akhir pekan yang penuh semangatnya, Bapak-Ibu MAB!

Selamat mempersiapkan yang terbaik untuk UAS di semester ini!

Gelar Roosseno Cup 2017, GIFT UI Sumbang 194 Juta lebih untuk Beasiswa di FTUI

Roosseno cup 2017

Bogor, Minggu (27/11), Turnamen Golf Roosseno Cup 2017 digelar oleh Golfers Alumni FTUI (GIFT UI) dan Iluni FTUI di Sentul Highland Golf Club. Turnamen Golf Roosseno Cup 2017 merupakan perhelatan kedua dari Roosseno Cup yang rutin diadakan setiap tahunnya.

Nama Roosseno Cup diambil dari Prof. Dr. (HC) Ir. Roosseno Soerjohadikoesoemo yang merupakan Bapak Konstruksi Beton Indonesia dan menjadi Dekan pertama Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Warisan ilmu konstruksi beton dari beliau inilah yang memberikan dasar kokoh kepada seluruh alumni FTUI untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Dalam kesempatan itu, hadir pula istri dari Almarhum Prof. Rooseno, Ibu Amalia Rooseno yang menyampaikan terima kasih atas penyelenggaraan turnamen Roosseno Cup untuk yang kedua kalinya. Selain itu, acara tersebut juga turut dihadiri oleh Retor Universitas Indonesia, Prof. Muhammad Anis dan Dekan FTUI, Prof. Dedi Priadi, serta ketua Iluni FTUI Teten Derichard.

Pagelaran Roosseno Cup 2017 selain untuk untuk menjaga dan meningkatkan semangat keguyuban alumni FTUI juga menjadi wadah kepedulian alumni FTUI melalui donasi beasiswa untuk disalurkan sebagai Beasiswa Pendidikan kepada mahasiswa FTUI yang membutuhkan melalui Beasiswa MAB.

Disaksikan oleh Rektor UI, Dekan FTUI, serta Ketua Iluni FTUI, Panitia Golf Iluni FTUI yang diwakili oleh Azwan Nurcandra berhasil mengumpulkan dana sebesar 194,15 Juta plus $100 untuk disumbangkan sebagai beasiswa kepada Yayasan Mata Air Biru yang diterima secara langsung oleh Ketua Yayasan MAB, Sri Dijan Tjahjati.

Yayasan MAB mengucapkan terima kasih kepada Iluni FTUI, Panitia Golfers Alumni FTUI serta seluruh alumni yang telah memberikan donasi untuk disumbangkan sebagai beasiswa pendidikan kepada Yayasan MAB. Di usia 14 tahun ini, kami berharap semoga sinergitas Iluni FTUI dan Yayasan MAB bisa terus terjalin dalam memberikan kebermanfaatan bagi Pendidikan adik-adik mahasiswa di FTUI. (BS)

Forum Perspektif Pemuda 2045 Mengajak Millenials Menyongsong Indonesia Emas 2045

Forum Perspektif Pemuda 2045

“Fortif Muda 2045: acara yang sangat bermanfaat untuk pemuda generasi milenial karena acara tersebut membuka mata dan wawasan kita bahwa pada tahun 2045 nanti, kitalah para pemangku kebijakan (stakeholder) di negara ini dan dengan bonus demografi yang ada, generasi milenial saat ini bertanggung jawab untuk membawa Indonesia ke masa keemasannya di usia 100 tahun Indonesia merdeka nantinya.” (Naufal M. Rafif, Mahasiswa Teknik Perkapalan 2016)

“Menurut saya acara seperti fortif 2045 ini sangat bagus. Forum nya sendiri sangat menarik karena menyangkut masalah-masalah yang ada sekarang ini dan cara membuat agar indonesia lebih baik lagi di tahun 2045.” (M. Asykar S. Bangun, Mahasiswa Teknik Metalurgi dan Material 2017)

“Acara ini dapat digunakan sebagai pemicu terlahirnya ide-ide luar biasa dari para pemuda untuk dapat memajukan Indonesia di tahun 2045. Karena di tahun 2045, generasi kamilah yang akan menjadi petinggi-petinggi yang akan menentukan bagaimana nasib Indonesia ke depannya.” (Trianti Puji Sadermi, Mahasiswa Teknik Mesin 2015)

“Buka hanya pengalaman baru saja yang saya dapatkan, namun banyak sekali ilmu yang saya dapatkan untuk mengubah paradigma baru dalam melihat masalah dan untuk berkolaborasi dalam merencanakan serta mempersiapkan peran untuk masa depan Indonesia yang lebih baik. “ (Alvira Novitasari, Mahasiswa Arsitektur 2016)

Millenials, apa peran yang akan kau ambil di tahun 2045 nanti?

Forum Perspektif Pemuda (FORTIF) 2045 yang diadakan pada Sabtu, (18/11) lalu di Balairung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata mengajak generasi millennial untuk menyongsong dan mempersiapkan era emas Indonesia di tahun 2045 mendatang. Forum yang dimoderatori oleh Prof. Indroyono Susilo (Mantan Menko Kemaritiman) tersebut, menghadirkan tiga orang pembicara lintas generasi yakni Letnan Jenderal (Purn) Agus Widjojo (Gubernur Lemhannas RI) mewakili generasi baby boomer, Rizky Kamadibrata (Managing Director Grab Indonesia) mewakili generasi X, dan Jezzie Setiawan (Gandeng Tangan) mewakili generasi millennial.

Fortif sendiri dihadiri oleh ratusan pemuda dari generasi millennial dengan latar belakang yang berbeda. Menurut prediksi para ahli, bahwa pada tahun 2045 nanti, tepat di usia 100 tahun Indonesia merdeka, Indonesia akan mengalami bonus demografi dimana usia produktif yang jauh lebih besar. Momentum ini menjadi harapan untuk kebangkitan bangsa. Generasi millennials yang ada sekarang inilah yang diproyeksikan akan memimpin bangsa ini pada tahun 2045 mendatang. Untuk itu, potensi yang ada harus dipersiapkan semaksimal mungkin sebagai momentum bagi kebangkitan bangsa.

Generasi millennial adalah generasi muda yang lahir pada rentang tahun 1980an hingga 2000an. Fortif mengajak para generasi millennial untuk belajar values generasi pendahulu sebagai bekal untuk menyongsong era emas Indonesia di 2045 mendatang. Diselenggarakannya Fortif ini merupakan inisiasi dari Orde Insani yang bekerjasama dengan Universitas Al-Azhar Indonesia dan Fakultas Teknik Universitas Indonesia.

Millenials, mari sama-sama mempersiapkan bekal untuk menyongsong era emas Indonesia 2045!

Yayasan MAB Menghadiri Apresiasi Pemberi Beasiswa di UI

apresiasi pemberi beasiswa di ui

Universitas Indonesia, Depok, Senin, (13/11) Direktorat Kemahasiswaan UI menyelenggarakan UI Scholarship Awardee Appreciation 2017 dengan mengundang para pemberi Beasiswa di lingkungan UI. Yayasan Mata Air Biru sebagai salah satu pemberi beasiswa di UI khususnya bagi Fakultas Teknik diundang untuk hadir di malam apresiasi tersebut yang diwakili oleh Bapak Hamdion Nizar selaku Pendiri dan Bu Sri Dijan Tjahjati selaku Ketua.

Acara UI Scholarship Awardee Appreciation 2017 ini menjadi momentum apresiasi yang tinggi bagi dedikasi para pemberi beasiswa yang selama ini juga memiliki peran dalam membantu pendidikan anak bangsa di Universitas Indonesia. Selain itu, adanya apresiasi ini juga diharapkan mampu menginspirasi berbagai pihak untuk turut membantu pendidikan anak bangsa melalui pemberian Beasiswa Pendidikan.

Yayasan Mata Air Biru yang kini berusia 14 tahun berkomitmen untuk membantu Pendidikan anak bangsa di Universitas Indonesia melalui pemberian Beasiswa MAB. Yayasan MAB mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya bagi para pihak yang telah berkontribusi secara konsisten dengan mendukung penuh berbagai program dari Yayasan MAB, khususnya pemberian Beasiswa MAB. Semoga Yayasan MAB ke depan bisa semakin maju dan konsisten sebagai wadah bagi alumni FTUI dan relasinya dalam membantu pendidikan anak bangsa, khususnya di FTUI. (BS)