MAB News

Life at MAB : Menantang Diri dengan Mengambil Amanah

Penerima Beasiswa MAB Putri

Perkenalkan, Aku Ika Nurkhasanah Prasetyaningsih. Mahasiswa semester dua jurusan Teknologi Bioproses Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Mahasiswa yang sedang menantang diri untuk mengambil peran dan belajar sebanyak-banyaknya, seutuh-utuhnya. Mahasiswa yang sudah dan sedang berusaha merealisasikan apa yang selalu ia tulis dalam motivation letter-nya tiap akan mendaftar organisasi yang alhamdulillah sekarang ia sudah menjadi bagiannya. Begini bunyinya,

. . .

“Menjadi aktif dan kontributif atau menjadi pasif dan tidak peduli merupakan hak pilih masing-masing orang. Bagi saya hidup adalah pendakian prestasi, menyusun kebaikan-kebaikan dan kebermanfaatan menjadi tangga-tangga untuk mencapainya. Prestasi menurut saya adalah ketika saya bisa berhasil mencoba hal baru dan bisa melakukan hal yang saya suka dengan maksimal.”

“Menghadirkan ‘hiu-hiu kecil’ dalam diri berarti senantiasa ingin untuk terus berkembang. Bukan untuk menyiksa kita, namun untuk naik level dan meng-upgrade diri.

“Menghadirkan ‘hiu-hiu kecil’ berarti menonaktifkan mode ‘comfort zone’ dalam diri. Maka sudahkah kita menghadirkan ‘hiu-hiu kecil’ dalam diri kita?”

. . .

Aku berusaha menghadirkan hiu-hiu kecil itu waktu itu. Dan hiu-hiu kecil itu sekarang sudah di depan mata. Hiu-hiu kecil berupa amanah yang cukup banyak jumlahnya. Bukan maksud ingin terlihat hebat atau menjadi mahasiswa superaktif agar disanjung dan dikenal banyak orang. Bukan seperti itu sama sekali. Aku hanya ingin mencari pengalaman sebanyak-banyakya selagi masih bisa dan masih ada kesempatan. Aku ingin memberi kebermanfaatan di banyak ranah, ranah lembaga kemahasiswaan, ranah keilmuan, ranah pengabdian masyarakat, maupun keislaman. Intinya satu, menyebar kebaikan, untuk diri sendiri, organisasi, dan umat.

Hari ini, Jumat, 2 Februari 2017, ada pertemuan perdana semester genap 2017/2018 para penerima beasiswa pondokan MAB sekaligus sosialisasi kegiatan selama satu semester dan sharing apa saja yang ingin dicapai semester ini serta apa saja amanah yang sedang dan akan diemban. Ada banyak hal yang aku pelajari dari sharing teman-teman, entah itu langsung atau pun secara tersirat. Amanah bukan ajang gaya-gayaan. Ada tanggung jawab yang melekat dalam amanah. Dan itu tidak main-main.

Aku berdialog dengan diri sendiri tadi tentang aku dan apa sebenarnya yang ingin aku raih dengan kesibukan-kesibukan yang aku pilih untuk untuk menemaniku menjalani semester dua ini.

Aku bukan mahasiswa jenius dengan IP sempurna, bahkan Cum Laude juga tidak. Tapi aku berani mengambil kegiatan diluar kegiatan akademis lebih banyak dari teman-teman seangkatan yang memiliki IP lebih tinggi. Awalnya, jujur, aku sempat berkecil hati dengan apa yang aku pilih. Gentar memikirkan berapa penuhnya mungkin sore hariku sepanjang weekdays. Namun aku ingat apa yang aku tuliskan di buku agenda harianku, bahwa aku hanya harus menyelesaikan apa yang sudah aku mulai. Menyerah atau berkesah tentang betapa beratnya nanti bukanlah sifat dan sikap seorang pemimpin.

Okay, aku memilih jalan ini karena ada sosok yang selalu akau impikan ada di dalam diriku. Sosok pemimpin. Sosok yang menakjubkan dalam mengelola waktu. Sosok yang tidak pernah melepaskan satu momentum pun. Pemimpin diri sendiri, dan umat (semoga suatu saat bisa, aamiin). Pemimpin yang mampu memberi teladan kepada oorang-orang terdekat. Pemimpin bagi adik dan kebanggaan bagi orang tua. Hingga jika suatu saat adik sudah dewasa dan ia berkata, “Aku ingin seperti kakak,” yang ia contoh dari kakaknya adalah hal-hal baik.

Aku memilih jalan ini karena aku ingin menjelma menjadi seorang pemberani yang sarat pengalaman. Aku memilih jalan ini karena aku ingin tahu banyak hal. Aku ingin berhenti berkata “Aduh aku tidak bisa karena aku belum pernah melakukannya.” Atau “Aduh aku akan kesulitan nanti karena sama sekali tidak tahu dan tidak pernah bersentuhan dengan itu.” Atau aduh aduh yang lain. Aku ingin mencari tahu sekarang. Semua butuh awalan. Aku mengatakan bahwa ini momen yang bagus untuk mengawali.

Semua akan siap ketika aku siap. Dan aku sudah siap! Doakan.

. . .

Penulis :

Ika N. Prasetyaningsih, merupakan mahasiswi Teknologi Bioproses angkatan 2017. Ika adalah salah satu penerima beasiswa Pondokan MAB yang berasal dari daerah Wonosobo, Jawa Tengah. Mengenal ika lebih dekat di @ika_Nprasetya_

Selamat Kepada Penerima Beasiswa Prestasi MAB Batch 7 Part 2

penerima beasiswa prestasi pertamina retail

Setelah melalui proses seleksi yang ketat kepada pendaftar Beasiswa Prestasi MAB Batch 7 yang terdiri dari seleksi berkas dan wawancara, serta penilaian dari prestasi akademik, non-akademik, verifikasi data saat wawancara, potensi untuk berkembang, kemandirian, kriteria sudah tidaknya menerima Beasiswa di FTUI, maka kami dari Yayasan MAB memutuskan nama-nama berikut sebagai penerima Beasiswa Prestasi MAB Batch 7.

  1. Paras Ayu Cinta Nandhita (Teknik Lingkungan)
  2. Gabriel Manalu (Teknik Elektro)
  3. Virania Syifa MD (Arsitektur)
  4. Lutviah Sari (FKM)

Kami ucapkan selamat kepada penerima Beasiswa Prestasi MAB Batch 7 part 2 ini. Beasiswa ini merupakan kerjasama Yayasan MAB dengan PT. Pertamina Retail. Prosesi penyerahan beasiswa bisa di cek di link berikut.

Semoga Beasiswa Prestasi ini bisa menjadi penyemangat untuk meningkatkan prestasi. Kepada pendaftar yang belum berkesempatan menjadi penerima Beasiswa Prestasi MAB, semoga tidak patah semangat untuk terus meningkatkan prestasinya. (BS)

Awal Semester Genap TA 2017/2018, Yayasan MAB Menyalurkan Rp 85 Juta Beasiswa Prestasi

Penyerahan Beasiswa Prestasi MAB Semester GenapUniversitas Indonesia, Depok (14/2), Yayasan Mata Air Biru (MAB) kembali menyerahkan Beasiswa Prestasi periode semester genap TA 2017/2018. Bertempat di EC. 201, prosesi penyerahan dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Dr. Hendri D.S. Boediono, Manajer Kemahasiswaan dan Alumni, Badrul Munir, Ph.D serta Ketua Yayasan Mata Air Biru, Ir. Sri Dijan Tjahjati, MM serta mahasiswa penerima beasiswa MAB.

Beasiswa Prestasi MAB merupakan beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa FTUI yang membutuhkan guna meningkatkan prestasi akademiknya dan diharapkan bisa membantu mahasiswa dalam mencapai gelar sarjana teknik. Beasiswa ini diberikan secara kontinyu selama 6 semester mulai semester 3 hingga semester 8 atau penerima lulus menjadi sarjana teknik dengan nilai beasiswa Rp 5 Juta/mahasiswa/semester.

Pada periode semester genap ini, Yayasan MAB menyalurkan Rp 85 Juta untuk penerima Beasiswa Prestasi yang sebagian besar merupakan mahasiswa FTUI angkatan 2014-2016 serta 1 mahasiswi FKM UI angkatan 2016 dengan total penerima sebanyak 17 orang. Selain itu, disamping penerima Beasiswa Prestasi, ada 15 mahasiswa FTUI dan 1 mahasiswa FMIPA yang menjadi penerima Beasiswa Pondokan MAB, sebuah beasiswa rumah tinggal untuk mahasiswa asal daerah yang kuliah di Universitas Indonesia.

Adanya beasiswa Prestasi MAB adalah berkat sumbangsih donatur baik perorangan maupun kerjasama secara instansi untuk menjadi kakak asuh dengan membiayai mahasiswa FTUI yang membutuhkan hingga mencapai gelar sarjana. Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur Beasiswa MAB baik perorangan maupun instansi, khususnya yang telah bermitra dengan Yayasan MAB dalam menyalurkan beasiswa ini.

Semoga Beasiswa Prestasi ini bisa memberikan kebermanfaatan bagi pendidikan anak bangsa yang membutuhkan di Universitas Indonesia, khususnya Fakultas Teknik dalam mencapai gelar sarjana. (BS)

MAB Talk #1: Putri Mandara Berbagi Pengalaman Study in UK

Study in UK Putri Mandara

If you have a dream, go for it!

Pada MAB Talk #1 di tahun 2018 ini, Rumah Inspirasi MAB menghadirkan Putri Mandara, alumni Sastra Inggris FIB UI, juga pengajar Kelas Bahasa Inggris MAB yang baru saja menyelesaikan studinya di King’s College London, UK dengan mengambil TESOL. Dengan Beasiswa LPDP yang ia dapat pada tahun 2015, ia berhasil menyelesaikan studinya tepat waktu akhir 2017 lalu.

Sesi yang sangat inspiratif dari Mbak Putri, begitu akrab disapa dimulai dengan pertanyaan dasar: Mau kemana setelah lulus nanti?

Ya, sebagai mahasiswa mungkin kita seharusnya sudah memiliki tujuan hendak kemana setelah kita lulus nanti. Apakah akan bekerja, lanjut S2 atau bekerja dahulu selama beberapa tahun kemudian lanjut S2. Hal ini penting untuk mempersiapkan sedini mungkin, terutama bagi mereka yang ingin lanjut studi setelah lulus dari S1. Persiapan itu harus dilakukan sejak menjadi mahasiswa S1, bukan nanti-nanti.

Menurutnya, perbedaan antara orang yang langsung lanjut studi S2 dibandingkan dengan yang bekerja terlebih dahulu adalah orang-orang yang sudah bekerja terlebih dahulu lebih mempunyai perspektif yang berbeda sehingga lebih tahu akan mengambil apa saat studi S2 karena pernah terjun ke dunia kerja.

Selanjutnya, hal yang paling penting jika ingin kuliah di luar negeri adalah bahasa inggris. Banyak orang yang ingin kuliah di luar negeri tidak jadi karena bahasa inggrisnya belum memenuhi target. Bahasa inggris ini penting karena menjadi bahasa utama selama kita menempuh studi. Oleh karena itu, perlu belajar dari sekarang untuk mempersiapkan kemampuan kita pada bahasa inggris.

Pilih sekolah yang akan kita tuju. Mungkin banyak yang berpikir bahwa studi di luar negeri adalah tentang jalan-jalan, padahal itu hanya sebagai bonus saja. Yang terpenting adalah akses belajar yang mungkin tidak akan kita dapatkan di tempat lain. Bayangkan kita bisa belajar dari kampus dimana Newton menemukan Hukum Newtonnya, atau belajar di kampus yang dosennya adalah penulis text book yang selama ini kita baca.

Dalam memilih sekolah, kita perlu riset data terkait timeline pendaftaran universitas, persyaratan yang dibutuhkan dan semuanya kalau bisa dibuat matriks database sehingga kita tidak perlu bolak-balik mengunjungi website universitas yang bersangkutan.

Setelah dipastikan kita mendapatkan LoA dari sekolah yang kita tuju, kita tinggal mencari beasiswa yang sesuai. Saat ini ada banyak sekali beasiswa yang memberikan kesempatan anak bangsa untuk kuliah di luar negeri.

Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan, yakni :

  1. Tujuan setelah lulus (apakah akan lanjut S2 atau kerja terlebih dahulu)
  2. Update terhadap informasi beasiswa (Timeline, persyaratan dokumen, proses seleksi)
  3. Sekolah yang ingin dituju (pilih 3 pilihan sekolah)
  4. Persiapkan diri untuk memenuhi standar yang diminta (bahasa inggris, ipk, dll)
  5. Persiapkan modal untuk test bahasa inggris (IELTS, TOEFL IBT)
  6. Sharing dengan penerima beasiswa sebelumnya, baca-baca sharing di blog penerima beasiswa yang kita tuju.
  7. Good luck!

Jangan pernah takut bermimpi! Mari persiapkan sejak sekarang!

Re-Charge Semangat di Pertemuan Pembuka Semester Genap Pondokan MAB

Pertemuan Perdana Rumah Inspirasi MAB

Liburan semester gasal telah berakhir. Saatnya kembali mempersiapkan diri untuk perkuliahan di semester genap. Begitu pula dengan aktivitas di Rumah Inspirasi MAB.

Hari itu, Jum’at, 2 Februari 2018 diadakan pertemuan pembuka kegiatan di Pondokan MAB untuk periode semester genap 2017/2018. Pertemuan ini sebagai sarana re-charge semangat setelah kembali dari kampung halaman masing-masing.

Pada kesempatan itu, diadakan sosialisasi untuk berbagai kegiatan di Rumah Inspirasi MAB periode selama satu semester mendatang. Hal ini penting untuk mengetahui gambaran kegiatan yang akan dilakukan dan capaian yang diharapkan dari kegiatan yang ada.

Awal tahun juga menjadi awal baru bagi para penerima untuk berkontribusi aktif di setiap unit kegiatan mahasiswa di kampus. Sesi sharing satu sama lain menjadi momen untuk melihat fokus keaktifan masing-masing penerima di kampus selama semester genap ini.

Terakhir, semoga Rumah Inspirasi MAB bisa menjadi wadah belajar dan pengembangan diri bagi para mahasiswa FTUI terutama penerima beasiswa MAB.

Penerima Beasiswa Pondokan MAB Berhasil Menyelesaikan Studi dari FTUI

Hanafi Wisuda S1Universitas Indonesia, Depok, (3/2), prosesi upacara wisuda bagi lulusan UI periode semester ganjil tahun ajaran 2017/2018 kembali digelar di Balairung UI, Depok. Pada periode ini, UI meluluskan sebanyak 3.760 wisudawan yang berasal dari program D3 hingga S3.

Selain 2 orang penerima Beasiswa Prestasi MAB angkatan 2014 yang berhasil menyelesaikan studinya selama 3,5 tahun, salah seorang penerima Beasiswa Pondokan MAB asal Medan yaitu M. Hanafi Lubis juga berhasil lulus menjadi sarjana FTUI setelah berhasil menyelesaikan studinya dalam kurun waktu 7 semester.

M. Hanafi Lubis, atau yang akrab disapa Hanafi merupakan penerima Beasiswa Pondokan MAB pada tahun 2016. Pada periode itu, ia bersama timnya mewakili Universitas Indonesia mengikuti kompetisi Solar Boat di Belanda.

Kami mengucapkan Selamat kepada Hanafi yang telah berhasil menyelesaikan studinya menjadi Sarjana FTUI. Semoga capaian ini menjadi awal bagi kesuksesan di langkah berikutnya.

Penerima Beasiswa Prestasi MAB Berhasil Lulus 3,5 Tahun dari FTUI

Selamat Wisuda Penerima Beasiswa Prestasi MAB Batch 5Kabar baik datang dari penerima Beasiswa Prestasi MAB. Dua orang penerima Beasiswa Prestasi MAB yang diperuntukkan angkatan 2014 (Batch 5) berhasil menyelesaikan studinya dari FTUI di akhir semester gasal Tahun Ajaran 2017/2018. Keduanya berhasil menyelesaikan studi di FTUI selama 7 semester. Mereka adalah Jansen Novri (Teknik Perkapalan) dan Guntur Kuntoro Prayogo (Teknik Elektro). Keduanya pun lulus dengan perolehan nilai IPK yang sangat memuaskan (cumlaude), dengan rincian Jansen Novri dengan IPK 3.74 dan Guntur Kuntoro dengan IPK 3.64.

Kami dari Yayasan Mata Air Biru mengucapkan selamat untuk Jansen Novri dan Guntur Kuntoro atas keber-hasilannya. Semoga bisa capaian yang telah diraih bisa menjadi pijakan untuk kesuksesan di dunia pasca kampus mendatang.

Yayasan MAB Jalin Kerjasama dengan Pertamina Retail untuk Salurkan Beasiswa bagi Mahasiswa UI

Kerjasama MAB Pertamina Retail 2018Jakarta (29/1), Yayasan MAB jalin kerjasama dengan PT. Pertamina Retail untuk memberikan beasiswa bagi mahasiswa Universitas Indonesia. Penandatanganan kerjasama ini dilakukan pada Senin, 29 Januari 2018 bertempat di Kantor PT. Pertamina Retail Jakarta. Pada kesempatan itu, Yayasan MAB diwakili oleh ketua Yayasan, Ibu Sri Dijan Tjahjati, sedangkan dari pihak PT. Pertamina Retail diwakili oleh pihak Corporate Secretary, Bapak Ivan Asmara. Turut hadir pula dari Yayasan MAB, Ibu Endang Ripmiatin dan Bambang Sutrisno serta dari pihak PT. Pertamina Retail, Bapak Yusuf Alfredo.

Penandatangan perjanjian kerjasama ini sebagai bentuk komitmen penyaluran dana corporate social responsibility (CSR) dari PT. Pertamina Retail kepada masyarakat, dalam hal ini dunia pendidikan yang nilainya sebesar Rp 300 Juta. Nantinya, dana CSR ini akan disalurkan sebagai beasiswa kepada mahasiswa Universitas Indonesia melalui Yayasan MAB.

Sebanyak 10 (sepuluh) mahasiswa diharapkan bisa menjadi penerima beasiswa yang nantinya akan disalurkan selama 6 semester dengan nilai sebesar Rp 5 Juta/mahasiswa/semester. Melalui Beasiswa ini, harapannya dana CSR dari Pertamina Retail bisa membantu mahasiswa UI, khususnya di fakultas teknik hingga meraih gelar sarjana. (BS)

Full Kumpul FTUI : Awal Baru Perjalanan FTUI di Tahun 2018

Full kumpul FTUI 2018 Universitas Indonesia, Depok (14/1), sebuah acara santai yang mempersatukan seluruh alumni lintas generasi dan civitas akademika FTUI bertajuk Full Kumpul FTUI 2018 digelar oleh Iluni FTUI sekaligus sebagai momen lepas sambut Dekan FTUI, Prof. Dedi Priadi yang digantikan oleh Dr. Hendri DS Budiono yang akan menjabat sebagai Dekan FTUI periode 2018-2022.

Bertempat di halaman gedung Dekanat FTUI, sebuah panggung megah menjadi center acara yang dimeriahkan oleh berbagai kegiatan menarik seperti Charity Run dari FTUI Runners, Gowes Sepeda oleh komunitas Gowes FTUI, Yoga Gembira, Mini Golf oleh GIFT UI, dan hiburan Musik diiringi oleh band Nanta and Friends hingga Bazar Rakyat dengan beragam stand kuliner dari Iluni Departemen yang dibagikan secara gratis kepada peserta yang hadir.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diikuti Mars Teknik hingga Yel-Yel Teknik. Kemudian, sambutan dari Ketua ILUNI FTUI Teten Derichard yang memberikan ucapan terima kasih atas dedikasi kerja Dekan FTUI periode 2014-2018, Prof. Dr. Ir. Dedi Priadi, DEA, diikuti dengan serah terima pataka pada Dekan FTUI periode 2018-2022, Dr. Ir. Hendri D.S. Budiono, M. Eng.

Dekan FTUI

Pada acara ini, Yayasan MAB turut berpartisipasi dengan membuka booth sosialisasi mengenai Yayasan MAB. Selain itu, Iluni FTUI melalui booth Yayasan MAB mendonasikan seluruh penjualan Buku 5 Dekade Alumni FTUI yang terjual pada hari itu. Sebanyak 31 buah buku 5 Dekade Alumni FTUI berhasil terjual dengan total senilai Rp 3,100,000.

Sementara itu, hasil lelang Charity Run yang diadakan oleh FTUI Runners berhasil mengumpulkan dana senilai Rp 20.000.000 yang didonasikan sebagai beasiswa untuk membantu mahasiswa FTUI melalui Yayasan MAB.

Donasi FTUI Runners kepada Yayasan MAB

Acara hari itu menjadi awal baru pembuka perjalanan FTUI di tahun 2018 dengan hadirnya pimpinan yang baru. Juga menjadi saksi untuk terus solidnya ikatan antar alumni FTUI. Semoga ke depan FTUI bisa terus bersinergi bersama dengan alumninya agar lebih maju dan solid serta terus melahirkan karya untuk menjawab tantangan membangun Indonesia tercinta!

Teknik Makin Jaya! Teknik Makin Gaya!

Dibuka Pendaftaran Tahap 2 Beasiswa Prestasi MAB Batch 7

Poster Beasiswa Prestasi Pertamina Retail

Tentang Yayasan MAB

Yayasan Mata Air Biru adalah sebuah yayasan nirlaba milik alumni FTUI yang didirikan pada tanggal 30 September 2003 oleh beberapa alumni FTUI yang peduli akan pendidikan bagi generasi muda. Yayasan MAB bekerjasama dengan Pertamina Retail membuka pendaftaran beasiswa prestasi MAB batch 7 (tahap 2) untuk angkatan 2016.

Beasiswa Prestasi MAB

Beasiswa Prestasi MAB adalah sebuah beasiswa yang diberikan oleh Yayasan Mata Air Biru, sebuah lembaga non-profit milik alumni FTUI untuk membantu mahasiswa FTUI hingga menjadi sarjana Teknik FTUI. Pemberian Beasiswa Prestasi MAB tahap 2 ini akan diberikan hingga semester 8 dengan nilai beasiswa sebesar Rp 5 Juta/semester.

Persyaratan:

  1. Mahasiswa aktif FTUI reguler angkatan 2016
  2. Memiliki IPK min. 3.3
  3. Tidak sedang menerima beasiswa dari instansi lain
  4. Berasal dari keluarga tidak mampu atau sedang membutuhkan bantuan finansial
  5. Memiliki prestasi akademis dan non-akademis
  6. Berkomitmen untuk mempertahankan dan atau meningkatkat prestasi akademisnya selama menjadi penerima Beasiswa
  7. Mengisi formulir pendaftaran dan melengkapi berkas yang dibutuhkan sebelum tanggal 15 Januari 2018

Dokumen yang diperlukan :

  1. Form Beasiswa UI (tidak perlu di ttd manajer kemahasiswaan FTUI)
  2. Transkrip Nilai (save as pdf bagian ringkasan dan riwayat SIAK-NG)
  3. Surat keterangan tidak merokok
  4. Foto diri
  5. Slip gaji/surat keterangan penghasilan orang tua
  6. Essay Motivasi yang berisi tentang "Apa arti prestasi bagi kamu dan apa mimpimu untuk Indonesia 20 tahun mendatang? serta bagaimana upaya kamu untuk menggapai mimpimu itu?" (Min. 2 halaman A4, TNR 12, spasi 1.5)

Daftarkan dirimu untuk menjadi penerima Beasiswa Prestasi MAB dengan mengakses link bit.ly/DaftarBeasiswaPrestasiMAB atau mengklik tautan di bawah ini.

Kewajiban :

  1. Setiap penerima Beasiswa Prestasi MAB wajib mengirimkan laporan perkembangan prestasi secara online melalui link http://www.beasiswamab.org/laporan-beasiswa-prestasi-mab/ di akhir semester sebagai evaluasi untuk perpanjangan beasiswa di semester berikutnya. Waktu pengiriman akan diberitahukan kemudian.
  2. Setiap penerima Beasiswa Prestasi MAB wajib mempertahankan dan atau meningkatkan prestasi akademik maupun non-akademik selama menjadi penerima beasiswa prestasi MAB.
 
Jangan lupa untuk me-like akun fanpage Yayasan Mata Air Biru di fb.me/YayasanMAB dan add as friend akun facebook Pondokan MAB di fb.me/beasiswa.mab serta instagram di instagram.com/BeasiswaMAB

Note : Hanya berkas dan isian formulir yang lengkap yang akan kami proses

Bila mengalami kendala saat pengisian form bisa menghubungi Sdr. Bambang : 08128884997 (WA) atau via email ke beasiswa.mab@gmail.com